Tips Memulai Usaha Toko Sembako Atau Kelontong Untuk Pemula

Tips Memulai Usaha Kelontong – Dalam memulai bisnis, modal memang penting. Karena dari modal kita dapat memasok barang yang akan dijual. Namun, bukan hanya modal yang perlu kita siapkan. Mental, serta strategi saat eksekusi juga harus dipikirkan.

Usaha kelontong atau toko sembako dapat menjadi peluang bisnis yang tepat karena bisnis ini tidak ada matinya. Dimana masyarakat setiap harinya membutuhkan sembako. Tapi, walaupun bisnis ini tidak ada matinya, banyak pesaing yang sudah ada lebih dahulu. Kamu perlu usaha lebih untuk bersaig dengan mereka. Yuk, simak tips untuk memulai usaha kelontong atau toko sembako untuk kamu para pemula bisnis!

Pemilihan Lokasi
Lokasi menjadi faktor penting, atau mungkin bisa dibilang adalah faktor utama yang menentukan kesuksesan bisnis kelontong kamu. Pilihlah lokasi yang ramai dan strategis. Lokasi yang ramai tentunya berpeluang untuk menjaring banyak pembeli. Strategis yang dimaksud disini adalah lokasi yang tidak jauh dari keramaian dan sering dilewati banyak orang. Contohnya seperti di pasar tradisional, kawasan padat pemukiman, dan pada kost-kost an atau kontrakan.

Supplier atau agen memang menjamur dimana-mana. Namun kamu perlu cermat dalam memilih supplier, mulai dari harga, pelayanan, dan kelengkapan barang. Hal ini perlu diperhatikan dengan cermat karena nantinya supplier tersebut akan kamu jadikan langganan.

Namun ada baiknya jangan terpaku pada satu agen atau penyuplai saja untuk menyetok semua barang. Misalnya pada supplier X harga minyak murah, tapi harga beras mahal. kamu bisa datang ke supplier Z yang memberi harga beras lebih murah. Dengan mencari menyuplai barang yang murah, kamu juga akan menjual barang tersebut dengan harga murah, hal ini akan disukai pelanggan dan menjadi keunggulan bagi toko kamu.

Berikan Pelayanan Yang Baik
Biasanya pada warung sembako, orang yang membeli adalah orang yang membeli secara rutin. Jadi buatlah mereka menjadi pelanggan loyal atau setia di toko kelontong atau toko sembako kamu. Caranya adalah dengan selalu bersikap ramah terhadap pelanggan.

Bersikap Komunikatif
Bersikap komunikatif dengan pelanggan merupakan hal yang sangat penting. Dengan bersikap komunikatif, kamu dapat mencari tahu lebih dalam dari sisi mereka, mengenai kritik dan saran untuk toko kamu. Misalnya, barang apa yang belum di jual di toko dan sering mereka butuhkan.

Memiliki Gudang
Gudang sangat berguna untuk menyimpan stok barang pada toko kamu. Karena apabila kamu menyimpan semua stok barang di etalase, nantinya tidak ada space untuk produk lain atau malah membuat toko kamu terlihat penuh dan sesak. Hal ini akan membuat pengunjung tidak nyaman karena akan membingungkan mereka atau kamu mencari barang. Gudang tidak harus besar, carilah tempat kosong yang jauh dari jangkauan anak-anak dan tertutup dari pembeli agar toko kelontong atau sembako kamu terlihat rapi.

Keragaman Barang
Kebutuhan pelanggan semakin beragam, hal ini harus kamu perhatikan dengan menyediakan barang sembako yang lengkap. Hal ini juga akan membuat pelanggan setia untuk menjadi langganan di toko kamu. Selain itu diversifikasi produk juga perlu dilakukan, kebutuhan pelanggan saat ini bukan hanya sembako , namun pulsa atau voucher listrik juga kini menjadi kebutuhan utama mereka. Jadi dengan menjual produk yang beraneka ragam akan menjadi nilai plus untuk toko kelontong / sembako kamu.

Untuk menunjang kemudahan dalam memiliki toko kelontong atau sembako, kamu dapat menggunakan Mitra Tokopedia Dengan aplikasi Mitra Tokopedia, kamu bisa membeli stock barang langsung dari vendornya melalui Tokopedia. Barang pun akan langsung dikirimkan ke toko atau warungmu.

Nah seperti itulah tips untuk kamu yang ingin memulai usaha kelontong atau sembako. Pastinya dalam memulai bisnis kita harus merencakan semua dengan matang, agar kamu sudah siap untuk menghadapi segala tantangan kedepannya.

Ayo tunggu apalagi? Sudah tau tipsnya, tinggal mulai usahanya. Semoga tips ini bermanfaat ya. Selamat mencoba!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>